Deskrip
Mas-mas gunting
pendek ya”oke,cucucucuk ,,, suara gunting” coba mas lihat mantap ga’’ kok
begini mas’?, mau gimana lagi itu model yang sangat tren”,,mana ada, jelek mas,
botak aja sudah mas ga pas dengan rambut kaya gini kalo bisa guntik mariner
sekalian”!
Setiap
orang pasti mempunyai sebuah kebiasan-kebiasaan yang menurut nya itu baik,
tetapi belum tentu baik bagi orang lain. terkadang kebiasaan itu banyak
menimbulkan sebuah keanehan bagi orang lain, contonya saja “ gigit jari atau
bicara sendiri” tetapi sebenarnya ia waras, terkadang orang-orang menjastifikasinya
sebagai orang gila. Jika kita bandingkan dengan orang gila itu sangat jauh karena
orang gila itu sakit jiwa/kehilangan ingatan nya, semuanya dilakukan setiap jam
atau detik. Dalam tulisan yang saya ceritakan ini adalah kebiasaan sewaktu-waktu
atau istilah saya kebiasaan yang tunggal hanya satu dari seorang. Orang jahat
selalu diedentikan dengan sesuatu yang ada di filem-filem star-star movie/filem
permanime, bayangkan saja jika penjahat itu naik mobil jep, berpakaian baju
kulit hitam, mengunakan kacamata, gondrong, sangar dan lain-lain nya, lalu
melakukan sebuah kejahatan seperti menculik, merapok, membunuh dan akhirnya
ditangkap polisi lalu dipenjara begitu jalan ceritanya. Filem itu ibarat sebuah
kaca penuntun kita, waktu kita sedang asik menonton sebuah filem seakan-akan
kita akan di ajak untuk masuk kedalamnya dengan pemikiran kita yang sedang
kosong jadi segala sesuatu yang terjadi didalamnya akan dilimpahkan kepada kita
baik itu emosi, sikap dan cara pandangnya tetapi baik sebuah cerita atau yang
tersusun rapi akan berakhir dengan sebuah penyelesaian baik. Namun ini juga
akan membuat kita akan terpaku pada alam nyata, dulu saya punya cerita setiap
orang yang menurut saya jahat itu adalah seperti ciri-ciri yang saya sebutkan diatas
dan setiap kali saya bertemu dengan mereka saya merasa takut mendekati mereka,
pemikiran didalam benak saya itu bermacam-macam, semuanya ada! Hanya satu macam
yang tersisa, lari dan bersembunyi. Sedikit bercerita tentang pandangan yang
tidak masuk akal itu, waktu itu saya masih duduk dibangku sekolah dasar.
Kebiasan yang saya miliki aneh juga tadinya saya menyebukan penjahat itu ciri-cirinya bagaiamana? Toh ini
juga terjadi pada diri saya, wah saya harus merubah paradikma tentang penjahat,
itu hanya kesenagan pribadi atau seni
tidak ada bedanya dengan seseorang yang bertato karena menurutnya itu
keren dan entah apa yang di fikirkan orang lain itu sih masalahnya, didalam
dunia ini hanya dua ciri orang yang pertama baik dan buruk, menghargai atau
tidak menghargai, hampir setiap orang yang ada didunia ini yang berlalu lalang
melintasi jalan raya punya pemikiran yang sama tentang itu, entah itu sebuah
pertanyaan atau bukan pertanyaan atau malahan akan menjadi pertanyaan. Saya
yang dilahirkan didaerah yang paling jauh dari peradaban dunia, tidak tau
apa-apa tentang yang namanya teknologi hanya yang saya ketahui itu hanya
gunting bukan mesin. Jaman ini sangat moderen melakukan sesuatu pasti
mengunakan mesin terlebih lagi masalah cukurata
mungkin hanya lima sampai sepuluh menit sudah selesai, masalah ini
menjadi problem bagi saya, mengapa tidak setiap kali cukur ujungnya pasti tidak
keren, dikasih model ini itu tidak bisa, ya hanya satu pilihan cukurata itu,
apakah itu memang saya yang jelek yah” bisa jadi juga”.Selama gunting rambut
pertama saya biarkan bertumuh dan bertumbuh menjadi” gondrong” ternyata
teman-teman juga menilai saya kata sebutanya Gondes alias gonrong desa, itu pas
juga kebetulan juga saya dilahirkan didaerah yang sangat jauh tetapi dekat dengan
kota. terserah mau sebutanya apa yang penting happy. Sekolah dasar hingga
sekolah menegah atas rambut saya botak terus tidak pernah panjang, sebenarnya
saya mau mencetak sejarah baru dalama hidup yang pertamanya alim sekarang
sanggar tetapi tetapi hati tetap ping kata teman saya. Jaman 80an orang tua
saya hamper sama dengan saya rambunya panjang melebihi dari pada saya pada saat
ini, tetapi ia tidak pernah memprotes saya, Cuma memberikan saran saja, mau
marah dia juga punya sifat begitu dulu, yah sudah apa yang ditanan itu yang
dituai hasinya jadilah saya sebagai penerusnya. Mungkin saya merasa didalam
dunia ini saya yang paling merasa keren seperti artis korea namun ada yang
paling keren lagi gembel, masa saya harus disandingkan dengan gembel kata orang
tua saya” kamu itu seperti gustamin ia salah satu orang gila yang tinggal
dikota itu” bisa jadi, saya hampir tidak pernah merasa seperti dia, setiap
malam minggu saya selalu berpenampilan sederhana, tetapi menurut saya keren,
berlengkapan tas kain, sluiter yang kebesaran dan pakai sendal pagi siang/
berbeda warna, setiap saya jalan pasti banya cewek-cewek caem lihat saya,
senyum mereka ikut juga ternyata saya tidak lihat tembok didepan, setelah saya
sampai dikos saya bertanya “tante saya butuh penilaian dari tante” tante gimana
keren ga aku malam ini” banget! Apa itu tante” Macam gembel kata tante saya”
yah kah! Pantesan aja ada yang lihat-lihat aku dijalan tadi rupahnya saya tampang
gembel yah, wah ini sudah keterluan, ya sudah saya terima penilaian tante,
entah apa yang mereka pikirkan tentang saya
terserah dari mereka mumpung masih ABG ( anak baru gondrong),. Ada
sebagian teman yang memuji dan ada juga yang iri, tidak tau dengan alasan apa”
hey mas bro mantap rambut mu begitu” manta apa” tanya saya “gorong” itu kan
tidak pernah di cukur. Dan ada juga sebagian yang ingin seperti rambut seperti
saya tetapi tidak bisa! Masbrow kok rambut mu tambah panjang, cara nya gimana!
Ya jangan di gunting kata saya,”Ooh ya, saya mau coba rambut seperti itu! Satu
bulan telah berlalu saya bertemu” gimana masbrow kok rambunya masih biegitu,”
ia nih tidak bisa panjang-panjang tiap kali dipanjag pasti jelek” itu kan
karena kamu tidak terbiasa masbrow coba aja kamu biasa pasti bisa, setiap kali
saya bertemu rambunya tetap di cukur rata’ sama pengalaman waktu smp”. Sekilas
tentang perubahan seseorang, dari segi ilmu dan segi pertumbuhan fisik sangat
kental tetapi dari segi penampilan dan perubahan wajah mungkin tidak ada orang
yang menilai ini, pertama orang-orang pasti menyebutkan eh kamu sudah besar ya,
tinggi lagi seperti bapanya, tahun depan bertemu sebutanya pasti itu lagi tidak
ada yang berbeda, dari segi ke ilmu pasti tambah pintar, dulu tidak bisa
membaca sekarang lancer membaca, tetapi tau kah anda orang gondrong itu orang
tidak kenal atau penampilan dan wajah, orang pasti megira ia salah orang jika
ia menegur mereka, di dalam dunia ini ada yang mirip tetapi tidak sama, hampir
setiap orang salah menebak, karena yang ada di dalam memori mereka ada lah
mereka yang dulu, namun mereka percaya bahwa mereka masih yang dulu, wow
tebakan mu salah masbrow, maka dari itu ada alasan tertentu orang inggin
memiliki perubahan sendiri. Saya pernah mencoba untuk menguji itu ternyata ada
juga yang salah” kamu anaknya si ini yah” masa om lupa” habis kamu bukan
seperti yang dulu katanya, itu tandanya perubahan yang ada di dalam benak nya
belum berubah, coba saja jika rambut saya digunting tiba-tiba pasti bayak yang
komplen juga, nyaman yang melihat tetapi sengsara bagi yang diri sendiri. Banyak
alasan mengapa gorong itu diperlukan, pertama, kelihatan lebih sangar dari yang
lain, kedua gamapang beradaptasi dengan orang lain entah apa yang membuat kita
lebih akrab dengan orang lain ada dua persepsi yang pertama orang nya takut
atau malah kasihan dengan kita, ketiga orang lebih menghargai kamu,keempat
lebih kritis dan percaya diri, melihat mahasiswa yang telah kuliah di beberapa
perguruan tinggi yang ada di Indonesia ini saya sanggat yakin bahwa mereka
orang-orang hebat, ternyata saya sadar orang smart itu tidak dilihat dari
panjang atau pendeknya rambut nya, namun dari caranaya. Saya berfikir punya
rambut gondrong itu hanya ada di teknik mesin ternyata disetiap fakutas dan
jurusan ada, sampai kepenegak hukum pun ada seperti saya tetapi bukan hanya
saya banyak yang lain nya lagi. andai saya tinggal di hutan rimbah maka tak
perlu saya mengangap diri saya orang smart dari pada saya dianggap orang gila.
Hal yang menyedihkan bagi saya harga mencukur lebih besar dari pada makanan
jika saya bisa hitung-hitungan makan mungkin dapat diperkirakan jata makan dua
hari, jadi mahasiswa itu harus banyak berhitung sehingga persedian di dalam
lumbung akan tetap terisi, mungkin benar juga kata orang uang itu mudah ada
tetapi susah di cari, sehari mampu kah kita memperoleh seribuh rupiah, tidak
mudah membalik telapak tangan langsung ada tentu kita akan bekerja, baru saja
saya coba untuk mencukur rambut namu usaha itu tak berhasil, sudah dua kali
saya mencoba tetapi tidak bisa juga karena harganya relative kelas ekonomi jadi
harus saya tunda lagi untuk tahun depan, mungkin ini sudah takdir “ keraguan
membuat sesuatu itu akan tertunda” inilah yang terjadi pada saya hampir saya
tak pernah melepaskan atau rela rambut saya dicukur rata, ujungnya pasti lebih
jelek dari sebelumnya.
“kebebasan
memilih itu lebih baik dari pada tertekan”
Tulisan
ini bebas untuk dikritik/diberikan saran, semoga tulisan galau ini
menginspirasi anda untuk menulis! Salam dari sepiner, jagan lupa di lake,,,ya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar